Minyak Ikan Cegah Schizophrenia

Mengonsumsi minyak ikan selama 3 bulan setiap harinya bisa memiliki dampak yang sama efektifnya dengan obat-obatan, seperti mengurangi risiko terkena schizofrenia sebesar 25 persen. Peneliti percaya kandungan omega-3 dalam minyak ikan ini bisa membuat jantung menjadi sehat serta efek yang menguntungkan bagi otak.

“Temuan bahwa dengan bahan alami bisa mencegah atau paling tidak menunda gangguan awal psikotik (kejiwaan) dapat memberikan harapan bahwa kemungkinan besar ada pengobatan alternatif untuk obat antipsikotik,” ujar peneliti Dr Paul Amminger seperti dikutip dari BBC, Selasa (2/2/2010).

Obat antipsikotik yang ampuh biasanya memiliki efek samping yang serius, sehingga banyak orang yang tidak menggunakan obat tersebut. Tapi para ilmuwan menuturkan jika menggunakan suplemen minyak ikan pada umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh.

Tim peneliti internasional yang terdiri dari peneliti Austria, Australia dan Swiss melibatkan 81 orang yang dianggap memiliki risiko tinggi masalah kejiwaan. Subyek yang dianggap memiliki risiko tinggi adalah orang yang memiliki riwayat keluarga schizofrenia, gangguan kejiwaan lainnya atau menunjukan gejala-gejala ringan dari kondisi kejiwaan tersebut.

Dalam penelitian ini partisipan dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi suplemen minyak ikan yang mengandung 1,2 gram asam lemak omega-3 selama 12 minggu, sedangkan kelompok lain mengonsumsi obat plasebo.

Amminger dan tim mengamati partisipan selama 1 tahun untuk melihat adakah subyek yang mengembangkan gangguan kejiwaan. Didapatkan dari kelompok yang mengonsumsi suplemen minyak ikan hanya ditemui 2 orang yang mengembangkan gangguan kejiwaan, sedangkan dari kelompok obat plasebo sebanyak 11 orang.

Para ilmuwan percaya bahwa asam lemak omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan dapat mengubah sinyal di dalam otak sehingga memiliki efek yang menguntungkan.

“Jika minyak ikan bisa mencegah gangguan kejiwaan, maka hal ini akan lebih baik dibandingkan harus memberikan obat antipsikotik yang dapat memberikan efek pada berat badan atau disfungsi seksual. Sedangkan omega-3 benar-benar bisa bermanfaat bagi tubuh tanpa ada efek kesehatan lain,” ujar Alison Cobb dari badan amal kesehatan mental Mind.

Sumber:

http://www.go4healthylife.com/articles/481/1/Minyak-Ikan-Cegah-Schizophrenia/Page1.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: